28 November, 2008...12:11 am

saya, teh, kamar, dan hujan…

Jump to Comments

teh-dan-kamarSemestinya saya senang, karena besok adalah hari terakhir dari pelatihan. Artinya? saya terbebas sesuatu yang membuat mata saya mendadak lengket. Saya tidak lagi harus melakukan sesuatu : berjalan-jalan mengitari ruangan sekedar melemaskan otot, melakukan peregangan, atau pun berkali-kali coffee break, demi menghilangkan rasa kantuk.

Semestinya saya senang, karena saya sekarang hanya berjarak dua setengah jam dari kota dimana saya tumbuh besar, dimana saya pernah menghabiskan sebagian hari. Dan besok, ketika pelatihan ini berakhir, saya akan meninggalkan tempat ini, tempat selama hampir seminggu saya merebahkan punggung saya, menuju tempat, dimana potongan-potongan gambar pernah tertangkap dalam otak saya.

Semestinya saya merasa senang, karena sebentar lagi, saya bertemu dengan teman-teman lama saya. teman-teman semasa sekolah, teman-teman dengan tingkah-polah, yang ternyata sebenarnnya memalukan..

Tapi ternyata saat ini saya tidak senang,
Saat ini, hanya saya, teh, kamar, dan hujan..

ternyata, saya rindu rumah.. rindu teh buatan istri saya, rindu kamar dengan pertanyaan si kecil yang tak pernah habis, rindu hujan, yang membuat kita bertiga meringkuk di bawah selimut..

i miss u girls.. masih lima malam yang saya telan tanpa kalian..

jogja, sepuluh malam

15 Comments


Leave a Reply