22 November, 2008...8:18 am

fire fighting

Jump to Comments

ffgJujur, saya bukanlah orang yang pemberani, tapi terpaksa atau malah dipaksa berani. Seperti itulah yang terjadi saat saya mengikuti pelatihan gupekar, gugus pemadam kebakaran, beberapa saat yang lalu. Di tempat saya bekerja, gupenkar dibentuk sesuai dengan sk direksi no bla-bla-bla, garing bla-bla-bla, garing bla-bla-bla, garing duaribu sekian, dengan tujuan bla-bla-bla.. bahwa di setiap unit kerja, harus ada anggota gupenkar, koordinasi di bawah unit Pemadam Kebakaran (PMK) departement K3LH.

Bermula datangnya surat undangan pelatihan dari diklat, kemudian turun surat dari atasan saya, yang isinya, saya menjadi anggota gupenkar periode 2008-2010, menggantikan rekan yang telah habis masa berlakunya.

Karena saya bawahan yang baik, ya sudah, akhirnya saya mengikuti pelatihan :) .

Pelatihan ini diselenggarakan selama 3 hari. Sederet teori, teknik dasar, dijejalkan ke dalam otak. Segitiga api, alat pemadam api ringan (APAR), alat bantu pernafasan (Breathing aparatus), fenomena kebakaran, back draft, evakuasi, p3k, bla-bla-bla-bla-bla.. Dalam waktu yang cuma dua hari, sedangkan materinya banyak sekali, ditambah lagi, saya nggak kuat kalau disuruh menghapal, jadi, hasilnya?? .. ya gitu deh.. :mrgreen: .

Hari ketiga adalah mempraktekkan apa yang dibahas hari dua hari sebelumnya. Mulai dari penggunaan APAR, Breathing Aparatus, hingga praktek pemadaman. Kami mengenakan wearpack merah PMK, sepatu boot yang lumayan berat, jacket yang supertebal, dan helm pemadam. Dibagi ke dalam beberapa kelompok, dimana tiap kelompok terdiri dari lima orang, satu leader, dua nozzle man, dua helper, dan tentu saja, diback up dari anggota PMK sendiri

Dan, boom…. Api mulai dinyalakan.. Panas mulai merambat. Laporan, briefing, bagi tugas, dan mulai..

Selang mulai dilempar, hose mulai dikonek, leader menginstruksikan kepada helper untuk menambah tekanan air. Dan helperpun memberi isyarat tangan.. Air mulai bertambah deras.. Spray, dua spray, dilakukan oleh dua nozzle man, kiri dan kanan, dengan leader diantaranya. Perisai air sudah terbentuk, dan leader merangkul nozzle man kiri dan kanan..

ffg1

Setapak demi setapak, dengan tujuan merebut kerangan yang diselimuti api..

Tangan mulai gemetar, hati berdebar tak menentu..

Move.. Move.. Move… Move..

ffg21

12 Comments

  • senangnya ada tulisan baru.
    seru pengalamannya, ky!
    sekalian belajar kalau api itu panas ya, biar termotivasi masuk surga? :mrgreen:
    *komentar garing*

    aku pikir armada gupenkar memang harus ada dalam tiap industri, terutama yang rawan resiko kebakaran, sehingga penanganan bisa segera dilakukan tanpa lama menunggu armada kebakaran (yang suka lama minta ampun itu). kalau perlu tim sederhana yang terlatih pun ada di tiap kompleks perumahan, tentunya hidran airnya bisa dipake dong. :D

    psst… host maksudnya hose ya, ky?

  • Taliguci seorang firefighter!

  • pekerja para pemadamkebakaran itu memang mulia ya.. resikonya bisa ikut terbakar kalau salah prosedur..

  • pekerja para pemadamkebakaran itu memang mulia ya.. resikonya bisa ikut terbakar kalau salah prosedur..

    #cek komentar yang masuk spam deh, tadi aku kasih komen tapi ga muncul. wordpress jahat banget, url blogku dianggap spam :(

    easy.blogdetik.com

  • jadi inget film si jago merah!
    pantang pulang sebelum padam!
    wekekekekke!

  • @marshmallow: iya, ternyata bener apa yang dibilang orang tua, api itu memang panas..
    *lebih garing :mrgreen: *

    betul mbak, untuk industri yang rawan kebakaran, pastinya sudah punya tim pmk sendiri, terlebih untuk industri yang tingkat resikonya tinggi..

    untuk perumahan, yang nggak kalah penting, setiap anggota keluarga di rumah perlu dikenalkan memadamkan api dengan cara dan alat sederhana.. ya pakai selimut basah.. katanya api besar dari itu dari api kecil, sebisa mungkin, yang kecil itu dimatiin, kata instruktur kemarin waktu pelatihan sih gitu, hehehe

    iya, betul, hose, bukan host, :) makasih koreksinya..

    @suhadinet: terpaksa pak.. kena giliran, hehe..

    @easy: iya masuk spam, udah direcover kok

    @trendy: bagus nggak filmnya?

  • Wew, anda pemadam kebakaran? Ikut main di film Si Jago Merah gak? ehueehue..

    - s L i K e R s -

  • yup sosok yang selalu terlupakan

  • walah mas, sek ya sempet2 nya jeprat-jepret…
    ini masnya seksi dokumentasi saya rasa, nggak ikut tim pemadam api yah… ^^

  • wah pengalaman menarik ya. asapnya tebel banget tuh, pakai masker gak

  • @- s L i K e R s – : sayang, postingnya setelah si jago merah tayang, coba kalo belum, bisa dilirik, hehehe..

    @omiyan : saya pernah baca kisah petugas PMK di samarinda, kalo nggak salah.. terlambat dimaki-maki, terburu-terburu, malah nabrak orang, kasihan..

    @KruciaL : bisa jadi, hehe… pas praktek, ada beberapa group, kebetulan temen yang ambil fotonya..

    @nita: untuk di tempat terbuka nggak pake nit, tapi kalo di ruangan tertutup, pake breathing aparatus

  • busyet, latihan aja apinya segitu, gimana yg beneran… urat takut kalian dah pada putus yach?? hehehe


Leave a Reply